Mengenal 10 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia
10 jenis penyakit mematikan
Apakah anda mengetahui apa saja jenis penyakit yang paling sering menjadi penyebab kematian di Indonesia saat ini? Ternyata peringkat pertama diduduki oleh masalah pembuluh darah di otak alias stroke.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan menyatakan baru saja  menyelesaikan analisa awal survei penyebab kematian berskala nasional.
PSSI, Garuda Indonesia Airways dan Liga Primer Indonesia
liga_primer_indonesia

Jika semua berjalan dengan lancar dan mulus, maka tanggal 8 Januari 2011, satu liga baru akan digelar di Indonesia, yaitu Liga Primer Indonesia (LPI). Liga yang digagas oleh Arifin Panigoro ini, banyak mendapatkan kecaman dari para pengurus PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia). Mulai dari menyebutkan LPI ilegal sampai mengatakan LPI adalah banci. Malah menggunakan segala macam ancaman. C’mon PSSI, ini bukan era Orde Baru, dimana anda bisa menggunakan kekuasaan untuk mengancam sana sini. Saat ini era keterbukaan , era kompetisi. Yang saya lihat pengurus PSSI seperti kebakaran jenggot karena takut/khawatir dengan kompetisi.

Kenapa demikian?

Begini, kalau satu perusahaan sudah sedemikian lamanya menikmati lezatnya kue bernama ‘monopoli’ maka bisa jadi akan terlena. Dan jika satu saat muncul kompetitor, mereka pasti akan terusik, terganggu. Padahal kompetitor dimanapun, kapanpun dibutuhkan, sebagai sparring partner. Tinggal bagaimana menyikapinya. Betul? betul, betul betul….

Kita ambil contoh.

Pada saat saya masih kecil, pesawat terbang yang saya kenal hanyalah Garuda Indonesia Airways. Kalau boleh disebut, dulu itu Garuda Indonesia memonopoli jasa angkutan udara di Indonesia. Mau tau jeleknya monopoli ini? Kalau pesawatnya delay, entah itu satu jam, dua jam atau lebih, maka penumpang harus menerima dengan mengelus dada (bukan lapang dada). Nrimo tanpa boleh protes. Boro-boro dikasih makanan/snack penghibur. Ada pengumuman delay aja sudah mending. Bagi Garuda Indonesia (waktu itu): “memang kalau kami telat sekian jam, kalian mau terbang sama Gatotkoco?”. Penumpang tidak punya pilihan (option), maka mau tidak mau, harus menerima.

Lalu tibalah saatnya era open sky. Keterbukaan. Persaingan bebas. Perusahaan-perusahaan swasta diizinkan untuk menguji nyali nyemplung ke dunia bisnis penerbangan Indonesia. Kompetitor muncul, otomatis terciptalah kompetisi. Apakah pihak Garuda Indonesia mengecam (seperti layaknya PSSI) dengan mengatakan: woiii, Lion Air, woiii Batavia Air, woooiiii AirAsia, ….kalian ini ilegal, kalian ini banci???

Apakah demikian? Tidak. Sekali lagi TIDAK.

Pihak Garuda Indonesia lebih melihat dari sisi positipnya (apa karena di Garuda Indonesia banyak yang berpikir positip, sedangkan di PSSI tidak ya?). Ini saatnya kita bertanding. Kalau dulu seng ada lawan, sekarang kita harus ‘berlatih’, koreksi diri.  Dan lakukan analisa dasar, misal analisa SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities and Threats). Apakah gampang? Tentu tidak. Perlahan tapi pasti, Garuda Indonesia berhasil memperbaiki citra dirinya. Bahkan beberapa kali mendapatkan Award, contohnya Airline Turnaround of the Year Award di tahun 2010. Juga dibuktikan saat ini, walaupun harga tiketnya (cukup) mahal, tapi karena dari sisi kualitas dinilai bagus, tetap saja banyak peminatnya.

Itu hanya salah satu contoh dari sikap positip Garuda Indonesia Airways dalam menghadapi kompetisi. Contoh lain, yang kurang lebih mirip, PERTAMINA.

Lalu kenapa PSSI tidak bisa atau tidak mau? Coba lihat, dari mulai berdiri di tahun 1930 sampai sekarang, saya nilai PSSI belum bisa dikelola secara profesional. Sumber pendanaan aja, masih mengandalkan APBD. Mau tau berapa besar dana APBD yang disedot sama PSSI? Saya kutip dari tulisan Yesayas Oktavianus: “Dengan asumsi, setiap klub ISL mendapat Rp 20 miliar dan klub Divisi Utama Rp 10 miliar, berarti tiap tahun mereka (PSSI) menghabiskan Rp 720 miliar.

Satu jumlah yang luar biasa besar. Dan harap dicatat, itu adalah uang rakyat. Kemana aja uang ini selama ini. Kalau kita bicara prestasi, halah…NOL besar. Kalau bicara sudah profesional, seharusnya tidak mengandalkan dana APBD. Gimana mau ngomong profesional, mengelola penjualanan tiket di Piala AFF 2010 lalu aja tidak mampu. Amburadul.

Sudahlah PSSI. Tirulah cara dan sikap Garuda Indonesia Airways. Segera lakukan analisa S.W.O.T tanpa S.E.W.O.T!! Jangan takut dengan kompetisi. Kompetisi yang sehat cenderung melahirkan produk yang baik dan bermutu. Biarkan saja Liga Primer Indonesia bergulir. Biarkan rakyat Indonesia yang menilai. Biarkan waktu yang bicara. Anda perbaiki saja citra anda, tanpa menjelek-jelekan LPI. Jangan gunakan senjata ancaman itu. Sudah tidak zaman dan tidak laku. Kami – rakyat Indonesia -  berhak menikmati pilihan (option) tontonan sepak bola yang bermutu, liga yang bermutu dan yang menghasilkan prestasi sepakbola tidak hanya di Indonesia, atau Asia tapi dunia.

<< Menyesal kalau tidak baca yang ini >>

TELANJANG di Google BODY Browser

Pekerjaan paling BERBAHAYA di dunia, siapa berani?

gambar: google.com

R. Budi & Michael Hartono, orang terkaya di Indonesia tahun 2010 versi Forbes
forbes_orang_terkaya_indonesia_2010

Majalah bisnis dan finansial dari Amerika Serikat, Forbes, yang didirikan oleh B.C Forbes tahun 1917, terkenal akan daftar-daftar perusahaan dan orang-orang terkaya di dunia. Saat ini, majalah yang bermarkas di Fifth Avenue di New York City, dipimpin oleh Malcolm Stevenson Forbes Jr. Daftar dari Forbes yang cukup terkenal diantaranya, Forbes 500 (perusahaan terkaya di dunia), Forbes 400 (pengusaha terkaya di Amerika Serikat), World's Richest People (daftar orang-orang terkaya di dunia). Selain mengeluarkan daftar orang terkaya di dunia, Forbes juga menerbitkan daftar orang terkaya di Indonesia tahun 2010.

Dari daftar orang terkaya di Indonesia tahun 2010 versi Forbes, maka pemilik Grup Djarum, R. Budi dan Michael Hartono, masih menjadi orang nomor satu terkaya di Indonesia dengan kekayaan sekitar 11 miliar dollar AS atau sekitar Rp 100,1 triliun (kurs Rp 9.200 per dollar AS). Kekayaan pemilik Grup Djarum ini meningkat tajam dari tahun lalu yang ‘hanya’ sekitar 8 miliar dollar AS. Salah satu taipan baru yang berhasil masuk ke urutan ke-11 orang terkaya Indonesia adalah pengusaha tambang batubara Kiki Barki. Pemilik PT Harum Energy Tbk ini memiliki total kekayaan 1,7 miliar dollar AS.

Berikut ini adalah daftar orang terkaya di Indonesia tahun 2010 versi Forbes:

1. R Budi & Michael Hartono 11 miliar dollar AS
2. Susilo Wonowidjojo 8 miliar dollar AS
3. Eka Tjipta Widjaja 6 miliar dollar AS
4. Martua Sitorus 3,2 miliar dollar AS
5. Anthoni Salim 3 miliar dollar AS
6. Sri Prakash Lohia 2,65 miliar dollar AS
7. Low Tuck Kwong 2,6 miliar dollar AS
8. Peter Sondakh 2,4 miliar dollar AS
9. Putra Sampoerna 2,3 miliar dollar AS
10. Aburizal Bakrie 2,1 miliar dollar AS
11. Kiki Barki 1,7 miliar dollar AS
12. Eddy William Katuari 1,65 miliar dollar AS
13. Edwin Soeryadjaya 1,6 miliar dollar AS
14. Boenjamin Setiawan 1,5 miliar dollar AS
15. Garibaldi Thohir 1,45 miliar dollar AS
16. Sukanto Tanoto 1,4 miliar dollar AS
17. Theodore Rachmat 1,35 miliar dollar AS
18. Chairul Tanjung 1,25 miliar dollar AS
19. Murdaya Poo 1,15 miliar dollar AS
20. Ciliandra Fangiono 1,1 miliar dollar AS

dari beberapa sumber / gambar: google.com

Indonesia memiliki 19 gunung api berstatus waspada
gunung_api_indonesia_status_waspada

Gunung Anak Krakatau status "waspada". Gunung Merapi yang sudah meletus, masih menyandang status “awas”. Gunung yang lain ada yang berstatus normal dan ada yang siaga. Saat ini, kita yang tinggal di Indonesia menjadi akrab dengan istilah status gunung api tersebut. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ESDM hingga hari ini mencatat Indonesia memiliki 19 gunung api berstatus waspada, 2 siaga dan 1 awas.

Menurut tingkatannya, maka status gunung berapi berawal dari “normal”, “waspada”, "siaga" dan terakhir "awas”. Normal artinya gunung itu tidak ada gejala aktivitas tekanan magma dan level aktivitas menunjukkan tingkat dasar. Gunung api dengan status waspada berarti ada aktivitas, apapun bentuknya. Selain itu terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal, peningkatan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya, serta sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal.

Selanjutnya adalah status gunung api siaga yang berarti gunung berapi itu sedang bergerak ke arah letusan atau menimbulkan bencana. Selain itu terjadi pula peningkatan intensif kegiatan seismik. Jika tren peningkatan berlanjut, letusan dapat terjadi dalam waktu 2 minggu. Tingkat yang terakhir adalah gunung api dengan status awas, seperti yang terjadi pada Gunung Merapi saat ini. Status awas menandakan gunung berapi yang segera atau sedang meletus atau ada keadaan kritis yang menimbulkan bencana. Terjadi letusan pembukaan dengan abu dan asap. Selain itu, letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam.

Dua gunung api di Indonesia yang berstatus siaga adalah gunung Karangetang di Sulawesi Utara dan gunung Ibu yang terletak di Halmahera Barat, Maluku Utara.

Berikut ini adalah 19 gunung api di Indonesia yang berstatus waspada:

1. Gunung Seulawah (Aceh)
2. Gunung Sinabung (Karo, Sumut)
3. Gunung Talang (Solok, Sumbar)
4. Gunung Kaba (Bengkulu)
5. Gunung Kerinci (Jambi)
6. Gunung Anak Krakatau (Lampung)
7. Gunung Papandayan (Garut, Jabar)
8. Gunung Slamet (Jateng)
9. Gunung Bromo (Jatim)
10. Gunung Semeru (Lumajang, Jatim)
11. Gunung Batur (Bali)
12. Gunung Rinjani (Lombok, NTB)
13. Gunung Sangeang Api (Bima, NTB)
14. Gunung Rokatenda (Flores, NTT)
15. Gunung Egon (Sikka, NTT)
16. Gunung Soputan (Minahasa Selatan, Sulut)
17. Gunung Lokon (Tomohon, Sulut)
18. Gunung Gamalama (Ternate, Maluku Utara)
19. Gunung Dukono (Halmahera Utara, Maluku Utara)

Menurut Surono selaku Kepala PVMBG status waspada bagi gunung berapi di Indonesia hal yang wajar. "Wajarlah, Indonesia kan punya gunung berapi terbanyak di dunia," jelas Surono.

Sumber: waspada.co.id / wartakota.co.id / koranbaru.com / gambar: google.com

Ramaditya dan Kebohongan Publik
ramaditya_kebohongan_publik

"Saya mengakui bahwa selama ini telah melakukan kebohongan publik dengan me-rename beberapa file hasil karya orang lain sebagai karya saya," tulis Rama dalam blognya. Siapakah Rama, sehingga dia perlu membuat pengakuan kebohongan publik di atas?

Rama atau lengkapnya Eko Ramaditya Adikara, adalah seorang bloger tunanetra sejak lahir. Walaupun sempat berhasil ditolong dengan operasi pembuatan diafragma buatan pada mata kanan sehingga mampu melihat 10 persen, tetapi akhirnya dia buta total.

Kekurangan fisik tidak menghalanginya melakukan aktivitas sebagai seorang bloger. Dia dapat melakukan semua kegiatan nge-blog berkat bantuan peranti lunak screen reader JAWS (Job Access With Speech). JAWS yang diluncurkan tahun 1989 akan mengubah teks menjadi berbicara atau text-to-speech. Ibarat menemukan ‘tongkat ajaib’, maka dengan JAWS Rama dapat ‘melihat’ dan menulis di komputer seperti mereka yang memiliki penglihatan normal.

Lalu dimanakah letak kebohongan publik Rama yang pernah tampil di acara Kick Andy, program talk show di Metro TV ini? Kecintaan Rama akan musik game Jepang, seakan-akan ‘membutakan’ nuraninya, dengan mengaku sebagai komposer asli musik game Jepang, seperti Super Mario Galaxy, Xenogears, FF Orgins. Dalam salah satu forum diskusi online para gamer, seorang peserta mengungkapkan temuannya, bahwa karya Rama adalah jiplakan. Dengan bukti ini, Rama tidak dapat berkelit dan mengakui semuanya.

Diakui oleh Rama, kebohongan ini bermula di tahun 2003, pada saat dia diundang menjadi bintang tamu oleh sebuah stasiun radio dalam acara perbincangan dalam bahasa Inggris.

"Saya menjadi bintang tamu. Saya kan tunanetra, rasanya waktu itu hebat kalau memiliki sesuatu yang berbeda. Saya lalu mengakui kebohongan publik (menjadi komposer game Jepang) di sana,"

rama_blind_power

Dampak dari pengakuan kebohongan publik Rama yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani di atas kertas bermeterai adalah, ditariknya buku karya Rama yaitu Blind Power: Berdamai dengan Kegelapan. Karena dalam buku ini termuat kebohongan publik Rama.

Saya pribadi sangat menyayangkan apa yang sudah dilakukan oleh Rama. Saat tampil di acara Kick Andy, saya kagum dengan talenta yang dimiliki oleh Rama. Dia memang tersandung di kasus ini. Tapi saya salut dengan keberaniannya untuk mengakui kebohongan publik ini. Saya langsung teringat dengan kasus video panas Ariel Peterpan, dimana sampai sekarang Ariel belum mengakui bahwa dia-lah pelaku dalam video itu bersama Luna Maya dan Cut Tari.

"Butuh waktu panjang untuk berani mengakui hal ini. Saya membenarkan kabar bahwa saya telah  melakukan kebohongan publik. Secara resmi saya meminta maaf kepada siapa pun yang dirugikan karena berita ini," aku Rama.

Sumber: diolah dari kompas online

Laptop murah antara Indonesia dan India
laptop_murah_india

India, selain dikenal dengan filmnya, maka juga terkenal akan inovasinya dalam mengembangkan produk dengan harga terjangkau. Masih ingat dengan mobil termurah di dunia, seharga kurang lebih Rp. 25 juta, melalui Tata Nano? Baru-baru ini India kembali membuat kejutan, dengan menginformasikan laptop murah (termurah) di dunia, tepatnya komputer tablet berlayar sentuh dengan harga hanya US$35 atau kurang lebih Rp. 315 ribu.

Laptop murah dengan layar sentuh ini, rencananya akan diproduksi pada 2011. Bentuknya mirip dengan iPad. Menggunakan sistem operasi Linux dan dilengkapi dengan browser internet, program pembaca file PDF, serta fasilitas konferensi video, laptop murah ini dirancang buat siswa dan pelajar. Pemerintah India bahkan berniat memberikan subsidi kepada murid sekolahnya yang membeli komputer tablet murah ini, sehingga bisa dibeli seharga US$20. Hanya US$20.

Lalu, apakah Indonesia tidak bisa mengikuti jejak India? Apakah Indonesia tidak mampu memproduksi laptop murah? Baru-baru ini, PT. Elevo Technologies Indonesia sudah merilis laptop murah seharga Rp. 1 jutaan. Dua tipe netbook yang sudah dirilis adalah Netbook Elevo R7 (layar 7 inci) dibanderol dengan harga Rp 998.000 dan Elevo R10 (layar 10 inci) dilego dengan harga Rp 1.398.000. Walaupun mungkin kemampuan dari netbook di atas tidak terlalu memadai, tapi ini paling tidak membuktikan bahwa Indonesia mampu memproduksi laptop murah seperti India.

Tinggal bagaimana sikap Pemerintah Indonesia memanfaatkan momentum laptop murah ini, Apakah mau ikut ambil bagian dalam meningkatkan pendidikan siswa-siswa sekolahnya, atau membiarkan ini berlalu begitu saja. Masak sih Indonesia tidak bisa dikenal dengan produk-produk dengan harga terjangkau, seperti laptop murah atau komputer tablet murah yang dapat dinikmati oleh siswa-siswa sekolah kita? Mudah-mudahan, tidak hanya India saja yang dapat membuat laptop murah (termurah), tapi Indonesia juga mampu dan mau memproduksi laptop murah dan bermutu.