Don’t ever let somebody tell you, you can’t do something, not even me... When you got a Dream, you gotta protect it... People can’t do something on themselves, and they wanna tell you, you can’t do it... If you want something Go Get It, period....FOLLOW ME ON TWITTER

Blog saya sempat di-banned sama Shoutmix

Diposting oleh Budiawan Hutasoit | 6/30/2009

Shoutmix

Agak aneh juga kalau Shoutmix nge-banned blog saya. Kejadiannya cukup tiba-tiba. Hari Jumat tanggal 26 Juni 2009 jam 14.00 pada saat blogwalking, dan nge-shout di blog teman yang menggunakan Shoutmix sebagai kotak teriaknya masih berfungsi. Lalu mulai sekitar jam 16.00, mulai ada gangguan. Saya pikir, mungkin di Shoutmix ada gangguan. Tapi setelah saya coba berulangkali, gagal. Pada saat saya klik kotak Shout, maka muncul pesan sebagai berikut :

There are some problems processing your current message.
Kindly edit and try again.
Please
report your post message to ShoutMix admin if you need any assistance.

Saya coba edit pesan yang saya tulis, tetap tidak bisa. Saya coba kosongkan kotak website, dan ketik link saya di kotak Message, gagal juga. Anehnya, kalau saya tidak cantumkan link blog saya baik di kotak Website dan Message atawa menggunakan link blog lain, maka tidak ada masalah. Juga kalau blog yang saya kunjungi menggunakan c-box atau shoutbox lain, selain Shoutmix, maka tidak ada masalah. Lalu saya coba googling, tapi tidak menemukan link yang memberikan solusi. Akhirnya saya mengirimkan email ke admin Shoutmix (jelas perintahnya seperti itu tokh?).

Hari Sabtu, karena belum ada jawaban dari Shoutmix, maka saya mencoba untuk nge-shout. Tapi tetap gagal. Akhirnya, hari Minggu saya tidak melakukan blogwalking dan nge-shout di blog teman-teman. Inet free day. Saya diamkan aja. Karena sampai hari Senin belum juga ada jawaban dari admin Shoutmix, maka iseng-iseng, saya coba nge-shout....lho, koq bisa. Aneh...aneh. Dan ternyata kejadian yang saya alami, juga dialami oleh Mas Yoyok (http://yoyok198.blogspot.com) dan Faris Bill (http://lafalofe.blogspot.com/) serta beberapa blogger lainnya.

Terus terang saya tidak tau persis apa yang menjadi penyebab dan bagaimana solusinya, karena sampai hari ini Shoutmix tidak ada membalas email saya. Apakah karena saya membuat isi pesan yang sama (jadi dianggap melalukan spam) atau mem-posting lebih dari 60 posts/jam (kalau tidak salah untuk akun Basic, dapat jatah 60 posts/hour..padahal saya tidak melakukan hal ini), atau di Shoutmix memang ada gangguan. Ngga jelas. Yang jelas blogs saya sempat di-banned sama Shoutmix.

Mungkin teman-teman ada yang mengalami hal yang sama, boleh-lah di-sharing..

Read More......

Sedemikian burukkah citra Polri di mata Amnesty International?

Diposting oleh Budiawan Hutasoit | 6/25/2009

polisi wanita indonesia

Di dalam laporan Amnesty International yang berjudul : Unfinished Business : Police Accountability In Indonesia, disebutkan bahwa citra Polri sangat buruk, menyedihkan dan memalukan. Dikatakan bahwa Polri kerap bersikap brutal pada para pecandu narkoba dan kaum wanita, khususnya pekerja seks. Selain itu, Polri juga sering meminta uang sogokan dari para tahanan jika ingin mendapatkan perlakuan yang lebih baik atau hukuman  yang lebih ringan. Ironisnya, mayoritas polisi yang melakukan tindakan tersebut tidak dihukum. Laporan tersebut didasarkan pada wawancara dengan sejumlah korban kekerasan dan lainnya, termasuk pengacara, polisi dan kelompok-kelompok HAM di Indonesia selama dua tahun.

Budaya kekerasan dan penyiksaan memang belum sepenuhnya lepas dari kalangan polisi Indonesia. Kita sering - paling tidak mendengar - bagaimana polisi menggunakan kekerasan untuk mendapatkan informasi dari para penjahat. Ada dengan cara disundut rokok, dipukul, jari (jempol) tangan atau kaki yang diletakkan di kaki meja, dan lain sebagainya. Cara-cara yang lebih intelek belum sering digunakan. Polisi masih sering menggunakan otot daripada otak.

Pada saat hendak menangkap-pun polisi sering tidak menunjukkan surat penangkapan. Tangkap dulu surat belakangan. Belum lagi soal hak dari para penjahat/tersangka pada saat ditangkap (bukan berarti saya memihak kepada penjahat/tersangka). Di Amerika sono, dikenal adanya Miranda Warning (bisa baca di http://en.wikipedia.org/wiki/Miranda_warning), yaitu satu warning yang harus dibacakan oleh polisi pada saat hendak menangkap seseorang. Isinya antara lain bahwa orang yang hendak ditangkap itu, memiliki hak untuk diam (the right to remain silent) dan hak untuk mendapatkan pengacara yang mendampingi pada saat ditanya (the right to an attorney present durring questioning). Di sini, boro-boro didampingi pengacara, muka ngga bonyok aja udah syukur :-)

Lalu ada lagi pameo yang berlaku di masyarakat, kalau kehilangan kambing, lalu lapor ke polisi malah bisa jadi hilang kerbau. Artinya, jika kita mengalami kejadian yang tidak mengenakkan - katakanlah kehilangan atau kemalingan - mending tidak melapor ke polisi, karena nantinya masalah bukan selesai malah tambah panjang. Hal ini yang mengakibatkan masyarakat enggan untuk melaporkan kerugian yang dialaminya. Belum lagi kita melihat kelakuan polisi di jalan raya. Segala cara dilakukan polisi untuk tetap menilang kita, walaupun kendaraan kita sudah lengkap, dokumen lengkap, tapi tetap aja ada alasan polisi untuk menilang. Saya pernah mendengar cerita, katanya - sekali lagi ini katanya ya..daripada nanti saya dicap mencemarkan nama baik, repot - bahwa kadangkala polisi-polisi di jalan raya tersebut diberikan target untuk menghabiskan kertas/surat tilang sekian lembar per hari. Dan hasil dari tilang tidak resmi tadi dilaporkan (baca: disetor) ke komandan di atasnya.

Masih banyak cerita-cerita 'sedih' dari kinerja polisi Indonesia. Kalau mau dituliskan di sini..wah, bakalan panjang banget. Trus, apakah polisi-polisi di luar sana - katakanlah di Amerika - tidak ada yang jelek kerjanya? Pasti ada. Tapi persentasenya mungkin kecil sehingga tertutup dengan kinerja polisi yang baik. Lalu, apakah di Indonesia tidak ada polisi yang kerjanya bagus? Ya, pasti ada dong. Masak semua polisi Indonesia jelek kerjanya. Hanya sangat disayangkan, perbuatan oknum-oknum ini lebih banyak dibandingkan yang bekerja secara baik. Ibarat pepatah : gara-gara nila setitik, rusak susu disebelah...eh, salah..rusak susu sebelanga.

Mudah-mudahan pihak Polri menanggapi laporan Amnesty International ini secara baik dan lapang dada. Bukan dengan emosi, atau bahkan membawa ke ranah hukum seperti kasus Prita dengan Omni. Polri harus mau mengakui bahwa di institusinya memang banyak kekurangan, dan berangkat dari kekurangan yang ada harus mau memperbaiki diri, mulai dari cara penerimaan calon polisi, pendidikan, gaji, pangkat dan karier dan sebagainya. Sehingga slogan : Melindungi dan Melayani tidak hanya tinggal menjadi slogan atau penghias kantor polisi atau pos-pos polisi semata. Dan ini juga diharapkan dapat menghapus citra buruk Polri dimata Amnesty International.

Semoga....

Sumber gambar : zaimpunyacita2.blogspot.com

Read More......

Stuff Network Online

Diposting oleh Budiawan Hutasoit | 6/24/2009

acobay_logo

Do you have a collection of your best stuff? How long have you been collecting them? Well, as a matter of fact, most of us usually have favorite stuffs. We might have been collecting them since we were kids or just some months ago. Since we love those stuffs, we certainly pay good care to the. We even like to tell stories about them. Things will become much interesting if we can find people who have the same interest. We can have discussion or just share our feelings about our stuffs.

If you want to find people who have the same interest with you, you can try to visit Acobay.com. Acobay provides great opportunity for you to share your feeling, stories, experiences, and other things related to your favorite stuffs. This is a stuff network online that will enable you to meet lots of people sharing the same interest. You can share your opinions about your favorite stuffs such as auto accessories and tools. You can also give comments on other people opinions about certain stuffs including PC accessories and peripherals. You can use other people’s opinion as a guide before you buy certain products. You also can give recommendation on certain products needed by other members.

In addition, the website provides this service for free. You can be a member at the website for free. So, visit the website now and find out new network that can give you plus experiences.

Read More......

Konvoi Moge Indonesia tidak sama dengan Hells Angels kan?

Diposting oleh Budiawan Hutasoit | 6/17/2009

moge2

Menurut Suripno - Direktur Keselamatan Transportasi Darat Dephub - konvoi tidak perlu dikawal kepolisian. "Konvoi boleh tapi tidak perlu dikawal, hal ini sesuai dengan UU No 14/1992 tentang LLAJ. Suripno menambahkan, konvoi yang berhak dikawal polisi yakni ambulans, mobil pemadam kebakaran, mobil jenazah, mobil pejabat negara dan mobil kepala negara.

Pernyataan di atas saya kutip, berkaitan dengan kejadian yang menimpa Edwin Sudibyo (51) yang mengalami kekerasaan oleh oknum konvoi moge di Jalan Raya Puncak hari Minggu tanggal 24 Mei 2009. Edwin membawa rombongan keluarganya untuk berekreasi di Puncak, sekaligus merayakan hari ulang tahun salah satu anaknya, Raditya Fajar Adinawari (4 tahun). Kejadian naas yang menimpa keluarga ini terjadi pada saat mereka pulang dari Puncak, dimana sore itu seperti biasa mulai jam 16.00 jalan dari Puncak menuju Jakarta menjadi satu arah. Pada saat melintas di jalur kanan, maka dari arah belakang terdengar bunyi sirene vorrijder yang membawa konvoi moge. Edwinpun mengarahkan mobilnya ke lajur kiri untuk memberi ruang lebih bagi konvoi. Setelah konvoi berlalu, maka semua rombongan mobil kembali ke lajur kanan. Tak diduga ternyata masih ada konvoi moge yang ketinggalan dan ingin lewat tapi Edwin tidak bisa lagi pindah ke lajur kiri karena kondisi jalan amat padat. Di saat itulah mobil Edwin dipukul. Pada saat Edwin membuka kaca mobilnya untuk bertanya, kenapa mobilnya dipukul, dia malah dibogem. Tak hanya itu, Edwinpun dimaki dan diludahi. Pipi kanannya pun lebam.

Seringkali kita melihat kelakuan para pemilik moge ini bila melakukan konvoi suka seenaknya, kasar, arogan, marah-marah atau paling tidak melotot bila tidak diberi jalan serta masuk dan melintas di jalan tol (padahal setau saya, kendaraan roda dua dilarang masuk dan melintas di jalan tol), merasa diri paling benar, dan sebagainya. Jika menilik dari harga sebuah moge, maka saya yakin pemilik moge ini pasti berpendidikan, tau sopan santun dan tata krama di jalan. Tapi kenapa bila sudah melakukan konvoi, koq kelakuannya bisa berubah dan ingin menjadi raja jalanan. Seakan-akan ingin berkata : "wooii..ini gue mau lewat, lu orang-orang, minggir semua.."

Apakah anggota moge tidak mengetahui UU No. 14/1992 yang disebut di atas, bahwa mereka tidak berhak dikawal vorrijder? Apakah mereka tidak mengetahui jika berada di jalan mereka harus berada di lajur kiri sama seperti pemilik molik (motor cilik) lainnya? Apakah karena semangat espirit de corps yang berlebihan yang membuat mereka jadi ngawur di jalanan, dan ingin seperti atau lebih dari Hells Angels? Lho, katanya berpendidikan? Lho, katanya para anggotanya banyak petinggi negara? Kasih contoh yang baik dong..Anda patuh dan sopan berlalu lintas pada saat konvoi, kita juga akan hormat.

Kejadian yang menimpa keluarga Edwin Sudibyo cukup membuat anak-anaknya trauma dan merasa kapok ke Puncak. Untunglah pihak Polsek Cisarua memberikan respon yang positip dan sudah melakukan penyidikan. Semoga kasus ini bisa menjadi pelajaran yang baik bagi para pemilik moge atau klub moge bahwa jalan raya adalah jalan umum, artinya untuk umum, bukan jalan pribadi. Dan mereka mau berubah dan mematuhi semua aturan dan undang-undang yang berlaku. Tanpa kecuali.

Bagaimana teman-teman..apakah anda pernah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan dengan konvoi moge?

Read More......