09 November 2009

22

Sandbox dan artikel yang menghilang dari halaman Google

google_sandbox

Apakah anda pernah mengalami postingan atau artikel anda menghilang dari halaman Google (SERP) padahal sebelumnya artikel tersebut sudah muncul katakanlah di halaman pertama dengan keyword tertentu? Itu yang saya alami. Salah satu artikel saya menghilang, bahkan dari hasil search url posting muncul kalimat yang tak mengenakan : “penelusuran Anda – site:http://budiawan-hutasoit.blogspot.com/bla bla (judul artikel) – tak cocok dengan dokumen manapun”. Padahal sebelumnya artikel itu muncul di halaman pertama dengan keyword ‘apple corporation’ dari sekian puluh juta hasil pencarian. Masih untung hanya artikel, bagaimana jika domain/url site kita yang hilang?

Apa yang menyebabkan hal di atas? Dari hasil googling serta tanya tetangga kanan kiri, maka kebanyakan dari mereka bilang kalau artikel/blog/website tersebut menghilang dari halaman Google (SERP) karna dimasukkan ke kotak pasir alias Sandbox. Lalu kenapa bisa dihukum dan masuk ke Sandbox? Apakah artikel tersebut telah melanggar UU ITE 2008? :-)

Sebelumnya, apakah Sandbox itu? Beberapa orang menyebutkan, kalau Sandbox bukanlah istilah resmi yang dikenalkan Google, tapi istilah ini dimunculkan oleh webmaster/seo-er untuk menggambarkan sebuah fenomena bagaimana sukarnya satu situs/domain baru menempatkan halaman-halamannya pada posisi atas di hasil pencarian Google. Kenapa bisa diparkir di Sandbox? Katanya hal ini merupakan salah satu upaya dari Google untuk mengurangi spam atau bisa juga sebagai tempat menahan isi web/blog yang dicurigai menggunakan teknik seo blackhat.

Beberapa sumber juga menyebutkan artikel/web/situs menghilang dan masuk ke Sandbox karna dicurigai melakukan manipulasi SEO untuk mendapatkan ranking teratas  dengan cara-cara seperti : melakukan optimasi berlebihan dengan cara membangun banyak backlink dalam waktu relatif singkat, submit/ping artikel berulang-ulang, melakukan spam indexing (pasang iklan baris otomatis), density keyword (kata kunci) di atas normal dan lain-lain.

Yang membuat saya bingung adalah saya tidak ada melakukan hal-hal yang disebutkan di atas. Submit artikel juga paling-paling ke infogue atau lintasberita dan beberapa social bookmark lainnnya, itupun cukup sekali tidak pernah berulang-ulang. Entah kenapa Google dengan kejamnya menghilangkan artikel saya dari SERP.

Lalu bagaimana caranya bisa keluar dari Sandbox? Ada yang bilang tunggu saja sampai Google berbaik hati memunculkan kembali artikel yang hilang itu. Mengenai waktunya kapan, tidak ada yang tau. Ada juga yang bilang, untuk mengirim/submit kembali artikel tersebut dengan link yang baru. Repot juga ya, tapi yang pasti kita tidak menyuap om gugel supaya artikelnya muncul lagi.

Oya, untuk mengetahui apakah artikel kita masuk sandbox atau tidak adalah dengan cara search url posting. Contoh :

site:http://budiawan-hutasoit.blogspot.com/2009/10/pertamina-kerja-keras-adalah-energi.html

apabila di searching url posting di atas masih mendapatkan hasil, maka bersyukurlah anda, karena artikel itu masih ada di halaman index Google. Tapi jika tidak ada, maka dapat dipastikan sudah diparkir di Sandbox. Atau berharap sambil menghibur diri, mudah-mudahan hanya menghilang sesaat lalu muncul kembali.

Jika ada teman-teman blogger yang bisa memberikan tips bagaimana caranya memunculkan artikel yang menghilang dari halaman Google, mohon kiranya di-share ya.

Picture:wfnx.com

Readmore »»

05 November 2009

49

Wajah Buaya eh Polisi dicoreng sama Evan Brimob

evan brimob

Belum lagi kasus polisi dan KPK selesai, salah satu anggotanya (atau kita sebut ajalah oknum), membuat ulah dengan segala kesombongannya. Wajah polisi kembali tercoreng. Siapa yang menambah corengan itu? Nama yang saat ini lagi ngetop itu adalah Evan Brimob. Siapa Evan Brimob? Data yang beredar di internet di sebutkan:

EVAN BRIMOB : Lokasi : SUMATERA SELATAN tepatnya TANJUNG ENIM satuan :
BRIGADE MOBIL (BRIMOB) POLISI DAERAH (POLDA) / baret biru Sumatera Selatan tepatnya di daerah PALEMBANG! TTL : Muara enim, 11 April 1986. SMA : PGRI Alumni : angkatan 17.1 alumni watukosek eks peleton 3 kompi 1 den B sekarang di kompi pelopor 6 sumsel LULUSAN : 2008 NOMOR HAPE : 081271708417 email : baret.biru@yahoo.com Klub Sepakbola favorit : AS Roma kemungkinan besar bagian dari satuan densus 88..

Apa yang dilakukan si Evan Brimob ini? Dia membuat aku di facebook (FB) dengan nama Evan Brimob. Di akunnya dia menampilkan foto profile mengenakan baret biru dan seragam Brimob (kemungkinan besar akunnya sudah dihapus).

Yang membuat geger adalah statusnya yaitu : “Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..”

Gubrakkssss…Ada apa ini?

Semangat membela korps sih sah sah aja..tapi ditengah-tengah suasana saat ini yang sedang panas-panasnya dan polisi sedang mendapat kecaman dari kiri, kanan, atas, bawah, kenapa harus membuat status yang bikin orang Indonesia melayangkan caci maki ke institusi polisi dan oknum Evan Brimob. Ini salah satu bentuk ‘caci maki’ yang ada di group Evan Brimob di Benci Rakyat Indonesia (http://www.facebook.com/group.php?gid=166422702495#) :

“Evan..anjing aja gak ngomong gitu..u baru cuma polisi pangkat apa? kaya jg tidak ganteng apalagi. eh sombongnya minta ampun..disumpahin loe ama seluruh orang indonesia.,biar di pecat loe..gak bakal tenang deh hidup loe..kasihan ortu loe..jd anak durhaka loe. tobatlah n minta maaf ama orang indonesia” (Intan Pratama).

Info terakhir di detiknews.com – setelah dikecam (baca : dicaci maki) - maka si Evan Brimob minta maaf. Tapi apa lacur, pihak Provost Polda Sumatera Selatan sudah memeriksa si Evan Brimob ini.

Evan Brimob, akibat perbuatanmu, wajah polisi kembali tercoreng. Mungkin kau lupa satu hal yaitu : mulutmu harimaumu….

Readmore »»