Kisah Liu Guojiang dan 6,000 anak tangganya

Kisah ini sudah cukup lama saya terima di inbox email saya, dan saya yakin beberapa dari teman-teman di sini juga sudah ada yang pernah menerima dan membacanya. Tapi saya pikir, tidak ada salahnya kalau saya posting untuk mengingatkan kita akan kekuatan cinta / kasih sayang. Kisah ini juga membuktikan bahwa setidak-tidaknya kekuatan cinta bisa membuat 'anything is possible".

Wow! This is the most touching story I have ever read. It helps me to finally believe that you can live on love only. Diamonds, Big house, the fancy cars, money, etc…. is not what life is all about. You can live on love. Thank you, Xu & Liu for making me believe that love is all you need to survive in this world!

Kisah ini terjadi di China yang mengisahkan seorang laki-laki dan seorang wanita yang usianya lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad. Laki-laki China berusia 70 tahun ini telah memahat 6.000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun, meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.

50 tahun yang lalu, laki-laki yang bernama Liu Guojiang, saat itu masih pemuda berusia 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun yang bernama Xu Chaoqin.

Kisah Cinta1

Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat merekapun mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka serta kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak.

Kisah Cinta2

Pada waktu itu masih belum bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua. Untuk menghindari gosip murahan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing.

Di awal kehidupan mereka, keadaan mereka sangat menyedihkan karena tidak memiliki apa-apa. Tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka. Xu yang selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan berulang-kali bertanya: "Apakah kau menyesal?" Liu selalu menjawab : "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik".

Kisah Cinta3

Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.

Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6.000 anak tangga yang telah dibuat Liu.  Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, "Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6.000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung."

Kisah Cinta7 image

Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.

kisah Cinta4kisah Cinta5

 

"Kau telah berjanji akan menjagaku dan akan terus bersamaku sampai aku meninggal, sekarang kau telah mendahuluiku, bagaimana akan dapat hidup tanpamu?" Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya.

Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly. Pemerintah China telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta" itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan museum agar kisah cinta ini dapat hidup terus.

kisah Cinta6

18 komentar:

laurencia said...

huhuhu terharu.com

brigadista said...

waaaaaaaaaaahhh...saking kagumnya ampe nggak bisa komentar...

Septian said...

wah, pengorbanan cintanya besar sekali. 50 tahun bersama+6000 anak tangga. kalo aku, gak sampai segitunya kali. hiks2. TOP dah. jangan2 Tembok Cina juga punya cerita yg mengharukan juga yah?

Caroline Sutrisno said...

huaduhh... mengharukan banget cerita cintanya...
begitu besarnya cinta si Liu dan itu dibuktikannya bahkan bisa jadi teladan buat anak2nya.

subagya said...

hik hik hik ... cinta memang bisa membuat insan bersatu

tyas said...

wow... seandainya bisa nemuin cinta yang sekuat dan sedahsyat itu... hmmm...

Ifoel said...

romantis..tis...tis....tis... ya..?

Ifoel said...

romantis dot com deh...

Mursalin said...

Saya suka pesan dari cerita ini, pengorbanan & rasa berbagi yg berlatarkan cinta... hemm, bagus kisah nyatanya oom

Elys Welt said...

dah baca ceritanya

luar biasa kekuatan cinta itu ya

Qittun said...

Hikzzz.... sebenarnya cuma iseng baca-baca, eee.. jadi terlarut di kisahnya liu..

Dalem banget....

Bisa dibikin pilm tuh...hi..hi...

BloGendeng said...

wuih luar biasaaaa...cinta yang tulus dan sejati..

Rintjez said...

Ngarep bisa mendapatkan lelaki yang mencintai diriku sebegitu besarnya.......

david said...

Salut saya ngelihatnya

Hellen said...

waow....amazing....
jadi memimpikannya terjadi dihidupku..
ngarep..... hehehe

-G- said...

Cinta sejati itu ada, cihuiiiiy! *L*, udah baca ceritanya juga, tapi setiap kali seneng baca lagi dan lagi dan lagi dan lagi... (^^,) beautiful banget soalnya..

Anna 'dTeepZ said...

Aihh pengen seperti itu....itu...itu..itu tuh om.....

btw, om budi uda ngitung anak tangganya??

mungkin juga penting....ho...ho...ho....

Rumah Islami said...

kisah yang luar biasa! semoga menjadi inspirasi untuk kita semua ya :)