Cara menjadi kaya dengan membeli properti
“Teknik membeli properti tanpa mengeluarkan uang, bahkan dapat uang tiap bulan?Bagaimana cara menjadi semakin kaya dengan membeli properti sebanyak mungkin tanpa harus punya banyak uang?” Sederet kalimat inilah yang kita temukan di situs bisnis-properti.com. Apakah ada yang salah di kalimat di atas? Apakah tidak boleh membuat kalimat yang bisa membuat orang terpaku untuk membacanya? Apakah tidak boleh menjadi kaya? Tidak, tidak ada yang salah dan tidak ada yang melarang.
Bisnis yang ditawarkan oleh situs di atas adalah bisnis affiliasi dengan membeli e-book yang berisikan panduan, tools dan software serta bonus yang bermacam-macam jenisnya. E-book ini berisikan teknik cara menjadi kaya dengan membeli properti. Di model bisnis seperti ini, sangat lazim mencantumkan testimoni dari member yang sudah membeli dan merasakan manfaat dari e-booknya. Apakah ini salah? Tidak. Sekali lagi tidak ada yang salah, kalau testimoni yang dicantumkan adalah benar-benar dari member. Menjadi salah jika ada testimoni yang dicantumkan bukan dari member, tapi hanya mencatut foto/gambar dan mengganti nama dari foto yang dicatut. Lalu, apa namanya?
Inilah yang terjadi dengan Wuryanano Raden Mas Panji seorang motivator dari Surabaya yang sudah banyak menerbitkan buku-buku motivasi. Foto beliau dicatut, dan namanya diganti menjadi Budi Santoso, seperti yang ada di gambar berikut ini:
cara menjadi kaya
Saya tidak tau maksud dan tujuan dari pemilik situs ini. Tapi yang jelas ini semakin menambah ketidak percayaan saya terhadap bisnis sejenis. Apakah kita bisa menjadi kaya dengan membeli properti? Bisa saja, tapi gunakanlah cara yang baik, bukan dengan cara tipu-tipu (meminjam istilah mas Wuryanano di facebooknya). Waspadalah, waspadalah :-)