Hari AIDS sedunia dan Obat HIV

See full size image

Kalau saya tidak salah (berarti betul), tanggal 1 Desember kemaren diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Tau dong apa itu AIDS. AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Walaupun belum benar-benar dapat disembuhkan, tapi ada informasi yang cukup mengejutkan dari negeri para mullah, Iran. Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Iran tahun lalu, jumlah kasus HIV/AIDS di Iran mencapai sekitar 14 ribu orang dan 1.700 orang meninggal akibat penyakit ini. Cara penularannya adalah 63 persen melalui jarum suntik, 28 persen dengan penyebab yang tidak diketahui, selebihnya karena kontak mata seksual. Bayangkan 63 persen melalui jarum suntik.

Karena makin banyaknya jumlah orang terinfeksi virus HIV ini, maka para ahli di Iran - yang jelas bukan ahli masak - berusaha keras, siang malam banting tulang mencari sesuap nasi..ngawurrr dot com. Diulangi lagi, berusaha keras mencari obat penangkal.

Akhirnya tahun lalu - sekarang taon 2008 jadi tahun lalu berarti 2007 - menemukan obat penangkalnya. Eurekaaa! Obat penangkal ini berbahan tumbuh-tumbuhan yang mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh manusia untuk melawan HIV/AIDS. Obat ini diberi nama Imod. Catet ya Imod, bukan Imut, apalagi Amit. Amit-amit jabang bayi.

Menurut Menteri Kesehatan Iran - Baqeri Lankarani - obat ini mampu mengontrol virus AIDS serta meningkatkan imunitas tubuh. Namun obat herbal ini lebih baik digunakan bersama obat antiretroviral (ARV), obat wajib penyandang HIV/AIDS.

Obat ini diproduksi setelah melewati masa penelitian selama lima tahun dan sudah diujicobakan pada 200 orang pasien. Sejak obat itu digunakan tahun lalu, Iran berhasil mengerem - ciiiiiiiiiittt, mengerem kan - kasus pasien terinfeksi HIV/AIDS sebesar delapan persen. Penggunaan Imod juga bisa membuat pengidap HIV/AIDS di Iran melepaskan diri dari ketergantungan terhadap ARV yang dipasok dari luar Iran, yang harganya tak terjangkau.

Tidak ada salahnya Indonesia melirik obat dari Iran ini, karena saat ini Indonesia kekurangan pasokan ARV. Malah menurut saya, para ahli di Indonesia harusnya lebih bisa memanfaatkan kekayaan alam nusantara yang kaya akan jenis dan ragam aneka tumbuhan yang bisa dijadikan obat herbal seperti Imod ini.

Catatan : Berdasar data statistik laporan kasus AIDS di Indonesia sampai Juni 2008, 57 persen dari total kasus AIDS adalah mereka yang berusia 15-30 tahun.

Be aware!

Diolah dari berbagai sumber. [sumber gambar : infohidupsehat.com/.../pasienaids.thumbnail.jpg]

42 komentar:

JudithNatalia said...

Bro gambarnya menyedihkan,memprihatinkan....

attayaya said...

jadi harus ati-ati ma jarum suntik.
kalo pisau cukur di barbershop gimana?
bahaya juga ya bang

Atca said...

cekk...cekk...cekk
Memprihatinkan sekali yah..usia segitukan masa-masa produktif.
Hihh serem banget sehhh

Natalia said...

hm......nice to know nich..moga2 obatnya bener2 sukses sampe selama2nya

tyas said...

gambarnya serem, Bud....

mudah2an kita semua diberi kesehatan dan jangan sampe terkena virus itu yah..

TUKANG ARSIP said...

memprihatinkan bahaya dari panyakit AIDS...

Penny said...

Indonesia makin bahaya juga ya.. dengan kasus Aids nya???

abahrafi said...

kang budi kalo aid ntuh nama penyakit yah, pasti yang paling parah ntuh, nah yang di gambarnya siapa ntuh kang??????

marsudiyanto said...

Indonesia makin memprihatinkan

love-ely said...

Iya benar, tanggal 1 Desember adalah hari AIDS sedunia. Semoga meningkatkan kesadaran kita akan bahaya AIDS.

septian said...

serem gambarnya....smoga kita semua terhindar dari AIDS..

Zippy said...

Jah, ngeri amat bro...
Serem deh liat'x, kasian juga...

Erik said...

Melau jarum suntik? Apakah jarum suntik tidak sekali pakai ya?

astri astronot said...

ati ati bang
kmu suka ganti2 pasangan tho ??
hahaha
bercanda ^^v

david said...

Wah saya juga sering berganti ganti templete,bisa kena AIDS gak y

Nyante Aza Lae said...

syukur deh mas. umurku diatas 30 tahum...mudah2an jangan sampe dehh

private said...

wak aids... takut, jangan dekati itu

Citra Pandiangan said...

em... rencana kalo ngak ada halangan mw buat novel mengenai di balik HIV/AIDS... Doain sukses ya... Kalo ngak ada halangan seh rencananya tahun depan hehe --macam betul aja--

Mira Maulia said...

sangat memprihatinkan.......
aku jadi takut pacarku ada HIV/AIDSnya........

`.¨☆¨geLLy¨☆¨.´ said...

-_-" iran bnYk yg kena aids ya o_O padahal aku mw cari towo' cana :D
heHeee canda.. mana mereka au ma aku huf -_-" melasz...


picnya mas :(
melasz bNgtt... dach tua lg :(

yanuar said...

ihhh..serem mas..ngeri membayangkannya

ifoell said...

Hati2lah wahai Anak Bangsa..
kini AIDS telah ada di indonesia
sengatlah dekat dgn lingkungan kita

Seno said...

mengerikan sekali gambarnya, bung budi. Di Indonesia HIV juga sudah menyebar di 32 propinsi.

Kios Info said...

nice post,bro. Jangan ampe kena AIDS

cinndrella said...

I recently came accross your blog and have been reading along. I thought I would leave my first comment. I dont know what to say except that I have enjoyed reading. Nice blog. I will keep visiting this blog very often.

Julissa

www.hairweavingbasics.com

Ani said...

Semoga kita semua dijauhkan dr segala macam penyakit termasuk AIDS.

brigadista said...

prihatiin,.... kayanya peringatan buat semua agar lebih berhati hati ya boss...

ariawijaya said...

Indonesia memang harus lebih memperhatikan kesehatan masyarakat, jangan cuman ngurusin politik melulu, rebutan kursi (padahal kursi plastik banyak dijual kok ya masih kurang...), petugas suketmas eh puskesmas aja kerjanya seenaknya, wah pusing mikirin pelayanan kesehatan yang serba mahal di indonesia....
Tak cari obat pusing dulu ah...

TUINK said...

serem ya.....

ipanks said...

walah walah ngeri juga yap om?

Yusa said...

ikut mengucapkan hari aids sedunia juga mas..

Riema Ziezie said...

semoga kt terhindar dari penyakit mematikan ini ya..preventif with no free sex, no drug, & ask to doctor dont use reuse noodle

Arya said...

mudah-mudahan kita hanya anti ke penyakitnya, tapi tidak anti kepada orang yang dah terlanjurnya menderita karenanya, apalagi jika tertularnya disebabkan bukan karena faktor kesengajaan, pure korban...

-G- said...

Ooh sudah ada obatnya ya, syukur deh... Baru tahu.

OrangNdut said...

Iya nih, kapan sih orang Indonesia mau memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri? Jangan orang luar terus dunk yang dibiarin menjarah kekayaan alam kita....Eh, maaf kalau emosi.

yulia said...

AIDS..serem amat,
Gwe setuju ama pendapatnya Arya ,qta anti ama penyakitnya tp jangan anti ama orang yg udah terlanjur menderita AIDS..

NoRLaNd said...

Yang jelas 1 hal.. Jauhi virus nya, bkn yang kena (orang)... :)

Putty Angelica Laurent said...

Tuhan maha adil, untung HIV tidak ditularkan nyamuk... coba seandainya nyamuk bisa menularkan virus ini, bisa habis kita semua...

Leo RaZa said...

yach..........itulah manusia terlalu liar akhirnya penyakitpun datang secara liar juga.

Lyla said...

waduh kok ngeri gitu ya... fotonya... takut ahh... walopun udah ada obatnya tp ya tetep aja ogahhh... lebih baik sehat dari pada sakit

Anna 'dTeepZ said...

Om budi abis bikin riset yah.......akurat amat datanya.......

Anna 'dTeepZ said...

pic na kesian.......tuh TBC apa kena AIDS??


met hari aids deh....stay away from hiv and aids