Beberapa Istilah Kandungan Babi pada Produk Makanan

istilah babi di makanan
Istilah kandungan babi pada produk makanan. Sekarang ini adalah era pasar bebas. Artinya produk-produk dari luar negeri bisa masuk dan semakin membanjiri Indonesia. Sebagai konsumen kita dituntut untuk berhati-hati dalam memilah dan memilih produk. Terutama bagi Anda umat Islam.

Kenapa harus berhati-hati? Karena tidak sedikit di antara produk-produk impor tersebut yang mengandung bahan berbahan dasar babi. Seperti diketahui babi adalah hewan yang diharamkan dalam Islam. Kehati-hatian perlu dilakukan karena ada banyak istilah kandungan babi, yang tidak semuanya diketahui orang.

Berikut ini adalah beberapa istilah lain dari produk babi yang kerap digunakan sebagai bahan campuran produk makanan:


  1. Ham. Istilah ini sangat umum. Di Indonesia, saat orang menyebut Ham maka itu sudah sama dengan menyebut daging babi.
  2. Pork. Istilah ini juga termasuk yang cukup familiar bagi masyarakat di Indonesia. Tertera pada makanan kaleng impor, beberapa jenis mie, dan produk daging olahan seperti sosis. 
  3. Sow. Istilah ini adalah nama lain dari babi betina yang ditangkarkan sebagai induk. Agak jarang ditemukan di Indonesia. Bahkan sebenarnya tidak sering pula ditemukan di Eropa Barat dan Amerika. Kebanyakan ditemukan di Eropa Timur.  
  4. Swine. Istilah ini sering ditemukan pada produk penyedap rasa.
  5. Hog. Nama lain dari babi dewasa yang memiliki bobot besar. 
  6. Sow Milk. Susu dari babi betina indukan. Serupa dengan Sow, agak jarang ditemukan di Indonesia.
  7. Boar. Juga bukan istilah yang terlalu familiar bahkan untuk ukuran Eropa dan Amerika. Hanya segelintir kecil saja produk yang mengandung Boar, yakni babi yang sejenis dengan babi hutan atau celeng. 
  8. Lard. sama seperti Pork, Lard adalah istilah yang paling banyak muncul dalam produk. Bedanya, bukan produk makanan, melainkan kecantikan dan kesehatan. Nama lain dari lemak babi yang kerap digunakan untuk bahan pembuatan sabun, dan bahan kosmetik seperti pelembab kulit, body lotion, pemutih, dan sebagainya. 
  9. Bacon. Memang, tidak semua bacon (istilah untuk daging tipis) terbuat dari daging babi. Ada pula yang terbuat dari sapi. Namun untuk bacon produksi luar negeri tetap perlu Anda waspadai. Terutama jika istilah Bacon ini Anda temukan bukan pada produk daging. 
  10. Porcine. Istilah ini merujuk ke semua bagian tubuh babi yang digunakan dalam industri pengobatan.
Di super-super market besar di Indonesia, sudah sangat lazim memisahkan bahan-bahan yang mengandung babi dengan yang tidak mengandung babi. Tetapi kadangkala ada juga yang terlewatkan. Bukan karena faktor kesengajaan. Namung bisa jadi pihak pengelola super market kurang memahami istilah-istilah kandung babi pada produk makanan
arrow_down_thumb5B15D1_thumb1

1 komentar:

ericka said...

halloo Bang :D

Apa kabar .. wah masih terus aktif ya abang keren ini.. masih ingat saya?

seneng sekali baca tulisan ini, aku share ya bang :D

Salam suskes